Gloomy feeling?

Catatan ke tiga yang dipindahkan dari facebook.

February 25, 2010 at 6:54pm

Aku tak tahu bagaimana aku harus
merangkai kata, bagaimana harus
bersuara. Hamparan bimbang
menyelubungi benak. Bagai tak tersisa ruang yang tak ada dia.

Getaran hati berdenyut saat ku dengar lantunan kalamNya. Membuatku lebih jauh jatuh
kedalam bimbang. Mati rasa, apakah akan kurasakan?

Bertubi-tubi harap datang dan dihempaskan. Bagai air yang tak selalu tenang, pijakanku masih
goyah setelah ku berusaha bangkit.

Memikirkan dia tak tahu apa
yang kurasa. Cemas, sedih, harap, takut, bahagia… Melebur menjadi satu.

Kucoba menerka apa yang tersembunyi, tetapi tetap saja, kedunguanku tak menghasilkan
apa-apa. Ternyata memang beginilah takdir. Begitu cepat ia
datang, membuatku terhanyut dalam kagum, lalu hilang tanpa bekas.

Tak sadar,kurindukan kata-katanya yang tak tahu mengapa membuatku senang. Aku sadar, aku hanya baru mengenal, tak tahu ia siapa dan bahkan tak pernah mendengar suaranya, ataupun membayangkan rupanya.

Oh Tuhan, sungguh lemahnya
aku, apa yang Kau rencanakan?

Aku menghibur diriku sendiri, bicara dengan hati, alihkan pikiran dengan banyak hal.

Walaupun bimbangku reda, aku
belum bisa lari dari rasa yang
membingungkan. Jalanku masih
terlunta-lunta, pijakanku selalu ngilu, digoyahkan rasa sepi…

Curahan hati…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s